Cara Menghindari Kerusakan Power Steering Mobil Mudah





Dalam merawat sebuah mobil, penting bagi anda untuk mengetahui apa saja komponen di dalamnya. Hal ini dilakukan agar anda tepat dalam melakukan tiap perawatan mobil anda. Salah satu komponen yang ada pada mobil itu sendiri ialah power steering. Power steering merupakan sistem kemudi yang menggunakan hidrolik sebagai media meringankan stir ketika menggerakan ke kiri maupun ke kanan.

Namun seringkali power steering mobil mengalami kerusakan seperti bocor dan berat. Mengingat pentingnya peran power steering tersebut, anda harus melakukan perawatan khusus untuk menghindari masalah kerusakan power steering mobil ini. Sebelum anda mengalami kerusakan power steering pada mobil anda, sebaiknya anda simak cara menghindari kerusakan power steering mobil berikut ini.

Cara Tepat Hindari Kerusakan Power Steering Mobil

Dibawah ini kami bagikan cara menghindari kerusakan power steering mobil mudah selengkapnya untuk anda.

  1. Jangan anda gerakkan kemudi atau stir ketika mesin mobil dalam keadaan mati.
  2. Jangan terlalu sering membelokan stir sampai mentok terlalu lama. Hal ini dapat merusak sil pada komponen stir mobil anda.
  3. Gunakan jenis minyak power steering original AFT ketika melakukan penggantian.
  4. Parkir mobil dalam kondisi roda depan lurus.
  5. Pilih spare parts original jika komponen power steering mengalami kerusakan. Jangan menggunakan spare parts KW.
  6. Pakai model ban dengan tingkat gesek rendah. Hal ini bisa menjaga sil yang mengakibatkan kerusakan akibat tekanan.
  7. Jika anda ingin membelokan stir ke kanan maupun ke kiri, pastikan mobil dalam kondisi sedang bergerak. Hal ini untuk mengurangi beban putaran pada stir.
  8. Jaga bootsteer atau karet pelindung. Jika robek atau lepas anda dapat memperbaikinya atau bisa juga menggantinya dengan yang baru.

Adapun penyebab power steering berat ialah sebagai berikut.





  • Cairan power steering rendah
  • Apabila power steering belt rusak
  • Rack (rak) kemudi rusak
  • Tekanan ban yang rendah

Jika anda sudah terlanjur mengalami kerusakan pada power steering, berikut ini adalah cara memperbaiki power steering mobil untuk anda.

  1. Periksa cairan power steeringnya. Ada kemungkinan komponen power steeringnya sudah aus atau bahkan pecah yang menimbulkan masalah di sistem kemudi.
  2. Jika sudah aus, ganti minyaknya menggunakan minyak power steering yang baru.
  3. Untuk masalah komponen power steering yang pecah, ganti power steering secara keseluruhan.

Cara kerja hidrolik power steering itu sendiri adalah sebagai berikut.

  • Posisi stir lurus

Saat stir dalam posisi lurus, rotary valve terletak pada posisi netral. Rotary valve pun menutup right pressure chamber serta left pressure chamber. Fluida akan mengalir melalui rotary valve ke saluran pembebas atau relief port dan kembali ke pompa. Ketika berada di posisi ini, tidak terbentuk tekanan serta arena tekanan kedua sisi sama. Sementara piston tidak bergerak.

  • Posisi belok

Ketika poros utama kemudi diputar ke salah satu arah, akan membuat control valve ikut bergerak. Hal ini membuka salah satu pressure chamber yang sesuai arah steering mainshaft. Terjadi perubahan volume aliran fluida serta mengakibatkan terbentuknya tekanan. Bagian power cylinder terdapat perbedaan tekanan di kedua sisinya yang menyebabkan piston bergerak ke sisi bertekanan rendah. Fluida pun akan kembali ke pompa melalui rotary valve.

Demikianlah ulasan tentang cara menghindari kerusakan power steering mobil mudah. Tips ini begitu penting untuk disimak, mengingat pentingnya peran power steering sebagai komponen utama mobil yang memberikan kenyamanan saat mengemudi. Mobil juga akan mudah anda kendalikan karena adanya power steering tersebut. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan anda mengenai dunia otomotif.





Cara Menghindari Kerusakan Power Steering Mobil Mudah | admin | 4.5
error: Content is protected !!